Sifat Individualis yang "Menyeramkan"

"Selaku sorang anak, pasti saya memiliki daya takut yang cukup lumayan"
hal ini terkadang tak bisa dikalahkan dengan tenaga simpanan, karena ketakutan tak akan lari ketika kita melepaskan tenaga simpanan [ngawur].

Sebut saja petualangan ini adalah petualangan seorang anak asrama ( Peneletian lebih tepatnya cuy !).
 Di Asrama awalnya untuk bertahan hidup saja sudah sangat sulit, ditambah teman-teman yang pada pendiam semua (ini gw kirain kanibal), namun setelah melewati proses (masa karantina) semuanya berubah drastis, dan sekrang , orang-orang yang pernah gw anggap kanibal sudah mulai menampakkan batang hidungnya yang sebenarnya.

Tapi tak selancar minum air segelas, masih ada beberapa orang yang masih sangat sulit diajak "negosiasi perdamaian" , karena sifat individualis dan egois yang tinggi, bahkan ada seorang bocah yang item tapi sifat aslinya masih "top Secret". dan dialah yang menjadi pokok bahasan pada satu bab ini :



Kisahnya berawal dari MOS (masa orientasi siswa), saat itu saya sangat bernasip buruk, karena tidak punya teman seorang pun yang dikenal, ditambambah saat itu teman gw diem dan nyaris tak mengeluarkan suara (mulut maupun kentu*). Namun aku sangat terkejut melihat sesosok manusia item nan membahana (ehm... gw kayaknya ebih item), diam, tenang, dan elastis, apalagi saat PanMos (panitia mos) menyuruh semua siswa untuk mengenal minimal 10 orang siswa, dan ajaibnya hanya gw dan mahluk itu yang tetap diem, namun tak, sampai seorang cewek menanyakan nama gw, dan akhirnya gw pun kehilangan pandangan.

Lalu hari berganti hari, saya sangat sulit menemukan nama sianak ini, dan akhirnya lebih dari satu bulan kemudian saya menemukan namanya di daftar serambi (jaga malam), gw pun sangat terkejut. Namun kisahnya terus berlanjut sampai akhirnya saya bisa berkomunikasi dengannya setelah hampir satu semester.

Namun (lagi cuy) bencana terbesarpun terjadi kedalam hidup gw, tepatnya pada semester kedua yakni saat pergantian kamar, dan sianak itu sekamar dengan gw bersama 3 kanibal lainnya. Dan disinilah gw mulai meneliti tentang kehidupan individualis seorang kanibal profesional :
Penelitian gw berawal dari sebuah acara belajar malem (didalam kelas sekolah), tapi sianak malah tidur, atau ngak belajar, bahkan anarkisnya dia mampu tidur didalam kelas saat proses belajar mengajar (PBM) berlangsung. tapi tidak telalu lama saya pun menemukan penyebabnya , dan ternyata dia belajar dikamar dengan begadang, ditemani teh kopi dan diselingi snack (yang berhasil ia sembunyikan untuk persediaan), dengan tragisnya gw cuman bisa bilang "wah"

Lalu untuk penelitian masalah komunikasi, nih anak sulit diajak bicara, dia cuman mau menjawab dengan gelengan kepala kuntilnya (anjr***t), dan sepertinya ia punya motto " bertahan dari orang tak penting adalah kunci kedamaian perang" >gw gk tau artinye.

tapi,
meskipun ia kanibal beneran, semua berubah ketika komik narutonya tergeletak diatas mejanya, lalu gw lempar pertanyaan yang memancing " lu suka komik ya?" lalu akhirnya ia menjawab "ya" , sungguh jawaban tragis, jawaban yang tak cocok untuk anak bimbingan orang tua kayak gw.

lalau datanglah sebuah titik terang setelah beberapa bulan penelitian , gw pernah lihat dia ngiler "what?"... padahaltempat tidur bertingkat, dia penghuni atas dan gw penghuni bawah,dan sekejap gw masukin logika "embun pagi akan membuatku paru-paru basah", tapi itu tak seberapa ketika gw lihat ia nyipo* bantalnya yang saat itu sedang kritis, itu membuatku nyaris pingsan.

Sifat anehnya yang pendiam sangat sulit dibongkar, setelah gw mulai ajak bicara, akhirnya dia mulai buka mulut (karena ngantuks), dan kejadian ini juga biasa disebut dengan "tragis".

tak lama setelah penelitian berlangsung gw temukan "anomali" atau keanehan di dalam notes kecilnya. disana gw melihat sebuah cerpen.yang nama tokoh-tokohnya adalh orang-orang terdekat dalam hidupnya, dan ya !!!... mantan anggota kamarnya.

tersebutlah dalam ceritanya (kisahnya), ia menyukai seorang kakak kelas ,dan ia menembak itu cewek, tapi singkat cerita si kakak kelas langsung nerima, "wah", anomalinya adalah nama kakak kelas itu "Anonimous" (dicoret kayak gitu), gw langsung teringat sesuatu (.......) dan yap ! "who's onAn*mous" (disamarkan).
Akhirnya penelitian gw pun "berbuah cabang" (bertambah). hari ke hari gw lalui, untuk mengamati si "kanibol". gw amati dia (kanibol) yang juga sedang mengamati si dia (Anonimous), akhirnya gw buuat hipotesis dan gw tanya cewek yang kebetulan ada disamping gw "cewek!" dia jawab " apa :)" lalu gw jawab (lagi) " lu tau nama kakak kelas yang itu ngak "sambil nunjuk " oh....namanya SeNsOr (ingat pake suara sensor "tiiiiiit")", " oh, thx's yo".
setelah berhasil mendapatkan sampel, gw akhirnya mau nyoba (experiment) dengan si kanibol.

setelah sampai (di kamar)..... gw lihat ia tergeletak tak berdaya di ranjang (gw lagi!). lalu gw sapa " hai SeNsOr" lalu ia terkonek "hah sensor?" dengan mukak mencurigakan", "wft....!!! lu suka ama si SeNsOr ya?"agak ngeledeks... "anjr***t" jadi lu tau si SeNsOr  ya?"  ,.,.,. "hahaha....gw gitu!! lu naksir ama si SeNsOr ya?" dia jawab aneh : "Bukan ! tapi dia adalah pacar gw !!"

"What"

singkat cerita (juga) aku tergeletak tak berdaya, karena ngak nyangka si SeNsOr itu pacarnya (fiktif)....

tapi meski begitu aku tak terlalu heran, yang membuatku lemas adalah " kenapa seorang kanibol mempunyai pacar secantik bidadari yang jatuh dari langit?"

Huh malangnya nasipku berpikir panjang untuk hal yang kurang penting dan bersejarah.... heheh...


Tamat atau bersambung ?

Related Posts:

1 Response to "Sifat Individualis yang "Menyeramkan""

  1. Link Resmi PastiPoker99

    Hanya di PastiPoker anda bisa mendapatkan Layanan Terbaik selama 1x24jam
    Proses depo/wd tidak kurang dari 3 menit

    Link Terbaru PastiPoker99

    Agen Judi Poker Online
    Uang Asli Indonesia

    ReplyDelete